Tuesday, May 13, 2008

this is fact not fiction for the first time in years

'kamu sombong.'
'iya aku berasa sombong.'
'iya emang kamu sombong. '

Yang paling saya tahu sekarang, saya sombong. dan mungkin dari semua tulisan yang saya tulis di blog saya dari tahun tahun terdahulu semuanya hanya fiksi dan akhirnya saya mengakui satu satunya hal yang fakta dalam hidup dan menuangkannya di tulisan saya ini. Dan mungkin tulisan ini boleh dibilang nyata. Tulisan sok puitis pertama saya yang seluruh-seluruhnya benar-benar tidak saya karang. saya ketik sesuai perkataan seorang teman yang memang saya rasa benar-benar benar. Kenapa harus arogansi dan kesombongan saya yang jadi fakta kenapa bukan semua yang saya nostalgiakan dan hampir saya tangisi yang tidak lagi jadi maya? Mungkin selama ini kebahagian saya sebenarnya absurd dan ketidakbahagiaan memaksa saya menganggap semuanya bisa saya atur. Dulu nyata sekarang palsu jadi yang fakta adalah kepalsuan itu sendiri dan akhirnya yang masih berdiri tegak sendiri adalah kesombongan saya yang jadi topik utama dalam hidup yang tanpa saya sangka sangka bisa muncul tanpa persiapan saya sebagai si orang yang tertuduh. Kok saya jadi sombong kok dia tiba-tiba menganggu kok dia tiba-tiba bikin ricuh kok saya tidak pernah tahu kesombongan itu dulu tidur siap-siap mengusik ketidakjelasan yang pernah saya anggap memberi kepuasan dalam hidup. Segalanya bisa menipu. Termasuk tulisan-tulisan saya dulu tentang cinta dan harapan serta semua yang seolah saya rangkai jadi sebuah tujuan hidup. Semuanya pasti palsu pasti saya yang dulu cuma malu kalau hidup saya tidak semerdu hidup manusia lain kalau dibuat jadi lagu jadi saya karang mimpi mimpi hidup lalu saya tulis dalam sebuah tulisan bermutu jadi tidak lagi kelihatan palsu dan seolah-seolah ada satu titik di ujung yang saya kejar dalam hidup.

Padahal hidup saya absurd. Yang saya tahu pasti hanya, saya sombong. Dan kenyataan itu tidak akan membawa saya kemanapun. Saya cuma punya banyak mimpi baru yang sedang saya susun, mungkin memang kurang sah jadi tujuan hidup. Tapi.. setidaknya saya tidak sedang membangun lebih banyak lagi kenyataan palsu :)

1 comment:

Anonymous said...

doooooooooooooooi... :)